Polisi Bongkar Gudang BBM di Banggai
Polisi Bongkar Gudang BBM di Banggai
BANGGAI – Praktik dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi kembali terungkap di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Polisi membongkar sebuah gudang penyimpanan BBM di Kecamatan Pagimana dan menyita sebanyak 1.880 liter Pertalite.
Dalam pengungkapan yang berlangsung Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 16.30 WITA itu, Satreskrim Polresta Banggai mengamankan tiga pria berinisial KA, AR, dan IN.
KA diduga sebagai pemilik BBM, sementara AR dan IN diduga berperan sebagai sopir dan kernet dalam aktivitas pengangkutan BBM tersebut.
Pengungkapan kasus ini dilakukan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Banggai yang dipimpin IPDA Muhammad Yudha Pratama Hendrawan setelah melakukan penyelidikan di lokasi.
Saat melakukan pemeriksaan, petugas menemukan sebuah gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan BBM bersubsidi. Polisi juga menemukan satu unit mobil pikap Suzuki Carry warna putih bernomor polisi DN 8449 CF yang bermuatan jeriken berisi Pertalite.
Dari lokasi tersebut, polisi menyita 61 jeriken berisi Pertalite dengan total volume mencapai 1.880 liter. Rinciannya, 44 jeriken berukuran 35 liter berisi 1.540 liter Pertalite dan 17 jeriken berukuran 20 liter berisi 340 liter Pertalite.
Selain BBM, petugas turut mengamankan 28 jeriken kosong berukuran 35 liter serta satu unit mobil pikap Suzuki Carry yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM.
Kasat Reskrim Polresta Banggai AKP Nur Arifin, menegaskan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat,” tegas Nur Arifin.
Ia menambahkan, saat ini ketiga pria beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polresta Banggai.
“Saat ini, ketiga pria beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polresta Banggai untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.

Posting Komentar