498 Kasus HIV Ditemukan di Sulteng, Palu Tertinggi dengan 178 Kasus
498 Kasus HIV Ditemukan di Sulteng, Palu Tertinggi dengan 178 Kasus
PALU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 498 kasus positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang Januari hingga September 2026. Temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap 52.170 orang yang tersebar di 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.
Dari total kasus yang ditemukan, sekitar 40 persen di antaranya berasal dari kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr. Mohammad Ikbal, mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap kelompok LSL telah menjangkau lebih dari seribu orang.
Sementara itu, pemeriksaan HIV terhadap ibu hamil tercatat mencapai sekitar 15 ribu orang.
"data ini bukan untuk mendiskreditkan kelompok masyarakat tertentu. Sebaliknya, hasil pemeriksaan ini menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar untuk memperkuat edukasi, deteksi dini, dan upaya pencegahan HIV secara menyeluruh," tegasnya.
Berdasarkan sebaran wilayah, Kota Palu menjadi daerah dengan temuan kasus HIV tertinggi, yakni sebanyak 178 kasus. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Morowali dan Kabupaten Banggai, yang masing-masing mencatat 67 kasus.
"Jika dilihat berdasarkan kelompok usia, kasus HIV paling banyak ditemukan pada rentang usia produktif, yakni 25 hingga 49 tahun, dengan total 303 kasus," katanya.
Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah pun mengimbau masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan HIV. Selain menerapkan perilaku seksual yang aman, masyarakat juga diingatkan untuk tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada orang dengan HIV.
"Edukasi yang tepat, pemeriksaan sejak dini, serta dukungan lingkungan yang bebas diskriminasi dinilai menjadi langkah penting dalam menekan penularan HIV di Sulawesi Tengah," imbuhnya.

Posting Komentar