News Info Terkini
Live
wb_sunny

Breaking News

Hilang Sejak 1989, Keluarga Yakin Maslia Masih Hidup di Tawau

Hilang Sejak 1989, Keluarga Yakin Maslia Masih Hidup di Tawau

Hilang Sejak 1989, Keluarga Yakin Maslia Masih Hidup di Tawau


TOLITOLI – Keluarga besar Maslia Hi Mohammad Saing terus berupaya mencari keberadaannya yang hilang sejak tahun 1989. Maslia dilaporkan diculik saat masih duduk di bangku kelas 6 SD di Desa Banagan, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.


Peristiwa hilangnya Maslia di kampung halamannya terjadi sore hari tanggal 02 Maret sekitar pukul 18.00 Wita. Sejak saat itu, Maslia tak pernah kembali dan hingga kini belum ditemukan.


Berdasarkan proses hukum yang berjalan saat itu, seorang pria bernama Ilham ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani hukuman. Dalam pengakuannya di kantor polisi, Ilham menyebut dirinya hanya orang suruhan. Ia mengaku diperintahkan oleh seseorang yang dikenal dengan nama panggilan Udin Cambang.


Udin Cambang disebut-sebut sebagai seorang pengusaha yang kerap datang ke Tolitoli menggunakan kapal besar untuk membeli rotan. Ia diketahui menjalin kerja sama usaha dengan ayah Maslia dan sering singgah di Pelabuhan Banagan.


Keluarga menduga Maslia masih hidup dan dibawa ke daerah Tawau, Malaysia, tepatnya di kawasan Hilltop Tawau. Pada 1994, seorang jurnalis dari Majalah Spionase pernah mencoba menelusuri jejak keberadaan Maslia di wilayah tersebut. Namun upaya itu gagal setelah identitasnya terungkap dan situasi dinilai tidak aman.


"Meski tak pernah melihat langsung Maslia, keluarga meyakini ia masih hidup. Perkiraan usia Maslia saat ini sekitar 50 tahun. Foto terakhir semasa kecil masih tersimpan, namun tidak ada foto terbaru saat dewasa," ujar paman Maslia, Muhammad Aslam Anwar saat memberi keterangan di ruang redaksi Tvri Sulteng, 02 Maret 2026. 


Orang tua Marslia telah meninggal dunia dengan meninggalkan pesan agar keluarga terus mencari keberadaan putrinya. Mereka yakin Marslia masih hidup.


"Saya yang diberi mandat oleh keluarga untuk melanjutkan pencarian, berharap ada perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk media TVRI Sulteng agar informasi ini dapat menjangkau masyarakat Indonesia yang bermukim di Tawau sana," sambungnya.


Keluarga juga membuka kemungkinan untuk kembali melaporkan kasus ini ke kepolisian guna melanjutkan upaya pencarian.


"Kami yakin Maslia masih hidup. Kami hanya ingin mengetahui keberadaannya dan berharap bisa dipertemukan kembali," harapnya.

Tags

Newsletter Signup

Jangan Lupa Subscribe Yah Agar Mendapatkan Update Informasi Dari Kami.

Posting Komentar