News Info Terkini
Live
wb_sunny

Breaking News

Dampak Konflik Timur Tengah, 300 Jamaah Umrah Sulteng Tertahan Di Arab Saudi

Dampak Konflik Timur Tengah, 300 Jamaah Umrah Sulteng Tertahan Di Arab Saudi

Dampak Konflik Timur Tengah, 300 Jamaah Umrah Sulteng Tertahan Di Arab Saudi 



Palu, - Serangan gabungan antara Amerika Serikat dan Israel, ke Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026 kemarin, yang menyasar pangkalan militer, fasilitas pertahanan serta struktur kepemimpinan Iran, membuat eskalasi militer antara ke tiga Negara ini kian memanas, bahkan serangan tersebut dapat memicu gejolak Perang Dunia Ke Tiga.


Merespon serangan As-Israel, Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Iran (IRGC), Melancarkan puluhan rudal balistik ke Tel Aviv Israel dan Pangkalan militer Amerika Serikat yang ada di beberapa negara Timur Tengah, sebagai bentuk perlawanan. 


Meningkatnya eskalasi militer ini, beberapa negara seperti Irak, Bahrain, Qatar, Kuwait, Suriah, Uni Emirate Arab Serta Arab Saudi, menutup ruang udara baik kedatangan maupun keberangkatan, hingga batas waktu yang belum di tentukan. Imbasnya puluhan ribu jamaah umrah Indonesia masih tertahan di Arab Saudi. 


Berdasarkan data dari Kementrian Haji dan Umrah Wilayah Sulawesi Tengah, hingga kini, ada 300 orang jamaah umrah Sulteng yang masih tertahan di Madinah, Arab Saudi, karena adanya pembatalan jadwal pemberangkatan. 


“ ya memang saat ini jamaah umrah sulteng yang masih tertahan di arab saudi ada 300 orang, tapi ada beberapa jamaah lain yang sudah berada di jeddah, untuk proses pemulangan “ Ujar Kakanwil Kemenhaj Sulteng, Muchlis Aseng. 


Saat ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Haji dan Umrah serta perwakilan KBRI, tengah menyiapkan langkah antisipatif dan terus berkoordinasi dengan kerajaan Arab Saudi, agar ratusan jamaah umrah ini bisa segera kembali ke Tanah Air. 


Selain itu, pihak Kemenhaj Sulteng meminta kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan masyarakat, agar menunda atau merubah jadwal pemberangkatan, karena situasi keamanan di Timur Tengah, tidak kondusif. 


“ kami meminta kepada masyarakat, untuk mengurungkan niatnya menunaikan ibadah umrah dalam waktu dekat ini, karena gejolak dan eskalasi militer di timur tengah, masih sangat membahayakan bagi keselamatan jamaah “ Tambahnya 


Pemerintah berkomitmen, akan terus memberikan informasi terkini, terkait perkembangan situasi di timur tengah, guna memastikan perlindungan yang maksimal bagi seluruh jamaah umrah yang berada di Arab Saudi.


Tags

Newsletter Signup

Jangan Lupa Subscribe Yah Agar Mendapatkan Update Informasi Dari Kami.

Posting Komentar