Anggaran Pemprov Sulteng Di Tahun 2026, Hanya Mencukupi Hingga Delapan Bulan Berjalan
Anggaran Pemprov Sulteng Di Tahun 2026, Hanya Mencukupi Hingga Delapan Bulan Berjalan
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengakui kebijakan efisiensi anggaran berdampak signifikan terhadap keuangan daerah, termasuk di tingkat provinsi dan desa. Bahkan, anggaran Pemprov Sulteng disebut hanya mencukupi hingga sekitar delapan bulan berjalan. Hal ini dikatakan Gubernur menghadiri peresmian Pos Pelayanan Bantuan Hukum (Pospankum). Rabu,04/02/2026.
“Kalau nanti bulan 10, 11, 12 kantor terlihat sepi dan lampu tidak menyala, jangan heran. Memang anggarannya tidak ada,” ujar Gubernur disambut tawa hadirin.
Meski demikian, Gubernur menegaskan pemerintah tidak boleh menunjukkan kepada masyarakat bahwa negara sedang kekurangan anggaran. Semangat melayani rakyat, kata dia, tidak boleh kendor meski dalam kondisi sulit.
“Biar tekor asal kesohor. Demi bangsa dan negara kita tidak boleh mundur,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi komitmen Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang tetap aktif turun ke desa-desa meski kondisi fiskal nasional sedang diperketat. Ia optimistis, setelah masa sulit akan datang kemudahan seiring membaiknya penerimaan negara.
Pada acara itu, Pemprov Sulteng meresmikan Pos Pelayanan Bantuan Hukum (Pospankum) sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI. Gubernur menekankan, pembangunan tanpa keadilan tidak akan bermakna bagi masyarakat.
“Rakyat dikasih makan tiap hari, tapi kalau tidak merasa adil dan tidak ada perlindungan hukum, itu tidak ada gunanya,” katanya.

Posting Komentar