KM Empat Bersaudara Karam di Luwuk, Bawa 33 Ton Muatan
KM Empat Bersaudara Karam di Luwuk, Bawa 33 Ton Muatan
Banggai - Kapal Motor (KM) Empat Bersaudara karam di perairan Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kapal karam setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Peristiwa terjadi Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Kapal yang dinakhodai Murdin itu berlayar dari Desa Pencadu, Pulau Taliabu, Maluku Utara, menuju Pelabuhan Luwuk.
Saat memasuki perairan Desa Bunga, air laut masuk ke dalam kapal hingga pompa tidak mampu mengatasinya. Nakhoda kemudian mengarahkan kapal ke bibir pantai, namun kapal naik ke karang dan akhirnya karam.
Kasubsektor Kawasan Pelabuhan Luwuk, IPTU James Runtu, mengatakan terdapat tujuh orang di atas kapal, terdiri dari nakhoda dan enam ABK.
“Enam ABK masing-masing Sammad, Sigit, La Ambe, Hasanudin, Denis dan Ardi,” kata James.
KM Empat Bersaudara diketahui membawa sekitar 25 ton kopra, 5 ton arang dan 3 ton barang campuran.
Polisi bersama KPPP, Polairud, Basarnas dan Syahbandar melakukan pengamanan serta membantu evakuasi awak kapal dan penyelamatan muatan.
“Tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiel diperkirakan sekitar Rp900 juta,” ujarnya.

Posting Komentar