Jelajah Hutan Ranjuri, Sang Pelindung Alam dan Warisan Budaya di Sigi
Jelajah Hutan Ranjuri, Sang Pelindung Alam dan Warisan Budaya di Sigi
Sigi – Hutan Ranjuri di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, kini dikembangkan sebagai kawasan ekowisata yang mengedepankan pelestarian alam, perlindungan warisan budaya, serta edukasi mitigasi bencana. Kawasan hutan seluas sekitar 9 hektare ini diperkenalkan kepada masyarakat melalui Festival Ranjuri.
Festival tersebut dihadiri oleh berbagai tamu undangan dan peserta yang diajak menyusuri jalur wisata untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengenal kekayaan hayati, sejarah, dan budaya yang tersimpan di kawasan Hutan Ranjuri.
Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan pohon purba yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun. Untuk menunjukkan besarnya ukuran pohon tersebut, sekitar 50 orang bergandengan tangan mengelilingi batang pohon hingga membentuk satu lingkaran.
Selain pohon purba, pengunjung juga diperkenalkan dengan akar raksasa yang berfungsi menjaga kestabilan tanah dan menjadi pelindung alami dari ancaman bencana. Di dalam kawasan hutan juga terdapat batu besar yang menjadi bagian dari warisan sejarah dan budaya masyarakat setempat, beragam fauna endemik, serta mata air alami yang masih terjaga kejernihannya.
Kepala Desa Beka, Moh. Fitra, berharap keaslian Hutan Ranjuri tetap terjaga agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi destinasi ekowisata yang berkelanjutan.
“Kami berharap Hutan Ranjuri tetap lestari. Mari bersama-sama menjaga dan merawat hutan ini agar dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi,Heru Murtanto, S.Pd., menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Sigi terhadap pengembangan Hutan Ranjuri sebagai destinasi ekowisata yang memadukan pelestarian lingkungan, nilai sejarah, budaya, dan edukasi mitigasi bencana.
"Pemerintah Kabupaten Sigi memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat Desa Beka dalam menjaga kelestarian Hutan Ranjuri. Kawasan ini memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata karena memadukan kekayaan alam, nilai sejarah, budaya, serta edukasi mitigasi bencana. Kami berharap Hutan Ranjuri terus dijaga dan dipromosikan sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi warisan yang lestari bagi generasi mendatang.”
Pemerintah Kabupaten Sigi juga akan terus mendorong promosi Hutan Ranjuri agar semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah.

Posting Komentar