Gas LPG 3 Kg di Poso Tembus Rp70 Ribu, Disdag Dorong Penindakan Pengecer Nakal
Gas LPG 3 Kg di Poso Tembus Rp70 Ribu, Disdag Dorong Penindakan Pengecer Nakal
Poso - Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mengeluhkan melonjaknya harga gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram yang dijual di tingkat pengecer hingga mencapai Rp70 ribu per tabung. Harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Memasuki akhir Juni 2026, gas LPG 3 kilogram yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro itu dijual di tingkat pengecer dengan harga berkisar Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per tabung.
Kenaikan harga tersebut memicu keresahan masyarakat. Warga menilai harga gas melon yang melambung tinggi sudah tidak wajar dan meminta pemerintah segera turun tangan untuk menertibkan distribusi dan penjualan di lapangan.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Poso, Ridwan Bempah, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat lintas instansi guna memetakan persoalan distribusi LPG 3 kilogram di daerah tersebut.
"Persoalan ini akan kami bahas bersama instansi terkait untuk mencari akar masalah distribusi sehingga pasokan dan harga bisa kembali terkendali," ujar Ridwan.
Ridwan menjelaskan, berdasarkan aturan yang berlaku, kewenangan pemerintah daerah melalui dinas perdagangan hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap pangkalan resmi. Sementara penindakan terhadap pengecer yang menjual di atas harga ketentuan membutuhkan keterlibatan aparat penegak hukum.
Ia pun mendorong aparat untuk mengambil langkah tegas terhadap pengecer yang menjual gas subsidi hingga Rp70 ribu per tabung.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan pangkalan resmi agar tidak melakukan pelanggaran distribusi. Pangkalan yang terbukti menyalurkan LPG subsidi tidak sesuai ketentuan dapat dikenai sanksi berat, termasuk denda hingga puluhan miliar rupiah sesuai peraturan yang berlaku.
Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Poso untuk wilayah I yang meliputi Kecamatan Poso Kota dan sekitarnya sebesar Rp20 ribu per tabung. Namun, di lapangan harga jual di tingkat pengecer saat ini mencapai tiga kali lipat dari ketentuan tersebut.

Posting Komentar