News Info Terkini
Live
wb_sunny

Breaking News

Equistar 2026 Siapkan Talenta Musik Sulawesi Tengah Menuju Industri Kreatif

Equistar 2026 Siapkan Talenta Musik Sulawesi Tengah Menuju Industri Kreatif

Equistar 2026 Siapkan Talenta Musik Sulawesi Tengah Menuju Industri Kreatif


PALU – Ajang pencarian bakat musik Equistar 2026 memasuki babak akhir. Sebanyak 12 finalis terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah akan tampil pada grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 di Kota Palu.


Berbeda dengan kompetisi vokal pada umumnya, Equistar tidak hanya berorientasi pada penentuan juara. Program ini juga menawarkan pembinaan lanjutan bagi peserta terpilih melalui Equistar Academy, yang dirancang untuk mendampingi talenta muda daerah agar mampu berkembang di industri musik.


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sulawesi Tengah, Umaryadi Tangkilisan, mengatakan pembinaan menjadi pembeda utama Equistar dibandingkan ajang serupa lainnya.


“Yang membuat Equistar beda karena para pemenangnya akan dipilih untuk ikut bimbingan karir di produksi, dipertemukan dengan produser, pencipta lagu, dipublish, dicarikan job, dibimbing selama setahun,” kata Umaryadi kepada media, Kamis (11/6) sore di Palu. 


Menurut dia, selama ini banyak penyanyi berbakat yang berhasil menjuarai kompetisi, namun tidak memiliki ruang untuk mengembangkan karier setelah perlombaan berakhir. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan lahirnya program Equistar.


Umaryadi menilai Sulawesi Tengah memiliki banyak talenta musik potensial, namun belum didukung oleh ekosistem industri yang mampu mengarahkan dan membimbing mereka secara berkelanjutan.


“Kalau di lomba-lomba lain kan sudah bagus cuman sayang setelah mereka menang mereka diparkir tidak punya kesempatan,” ujarnya.


Karena itu, Equistar tidak hanya menyiapkan panggung kompetisi, tetapi juga membuka akses peserta kepada berbagai pihak yang terlibat dalam industri musik, mulai dari produser, pencipta lagu, hingga pelaku manajemen artis.


Ia menjelaskan para peserta yang terpilih nantinya akan mendapatkan berbagai bentuk pendampingan, baik dalam proses produksi karya maupun pengembangan kapasitas sebagai pelaku industri kreatif.


“Kita menawarkan pasca dia terpilih, dibimbing, macam-macam cara membimbing, dibuatkan karya atau diajar dia berkarya, kita akan mempertemukan tim lain yang paham manajerial, paham produksi, paham ilmu soal industri soal musik, dan lain-lainnya,” jelasnya.


Sebelumnya, proses seleksi Equistar dimulai sejak Mei 2026 melalui tahap pengiriman video penampilan peserta. Dari sekitar 50 peserta yang mendaftar, sebanyak 25 peserta lolos ke tahap berikutnya hingga akhirnya mengerucut menjadi 12 finalis terbaik.


Para finalis berasal dari sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, di antaranya Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, dan beberapa daerah lainnya.


Salah satu finalis asal Kabupaten Poso, Sam Bernat Samana, mengaku tidak menyangka dapat menembus babak grand final. Ia mengikuti Equistar sebagai bagian dari upaya mengembangkan minat dan kemampuannya di bidang musik.


“Tentu saja pertama-tama motivasinya untuk membanggakan orang tua saya, terus karena hobi saya memang dibidang musik saya ingin mengembangkan minat dan bakat saya juga skill saya dalam bernyanyi,” katanya.


Sam mengaku bersyukur dapat masuk dalam jajaran 12 besar finalis yang akan tampil di grand final.


Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.


“Tentu saja pertama-tama saya tidak menyangka ya bisa masuk ke Grand Final 12 besar, luar biasa buat saya, semoga melalui perlombaan ini saya boleh terus berkembang, terus meningkatkan skill saya,” ujarnya.


Ia berharap Equistar dapat menjadi pintu pembuka untuk memperkenalkan dirinya kepada khalayak yang lebih luas, tidak hanya di Sulawesi Tengah tetapi juga di tingkat nasional.


“Harapan nya tentu saja ingin lebih dikenal lagi bukan cuman di Sulawesi Tengah tapi juga di Indonesia,” katanya.


Melalui Equistar 2026, penyelenggara berharap lahir generasi baru musisi dan penyanyi muda Sulawesi Tengah yang tidak hanya berprestasi di panggung kompetisi, tetapi juga mampu berkembang dan berkarier secara profesional di industri musik Indonesia.

Tags

Newsletter Signup

Jangan Lupa Subscribe Yah Agar Mendapatkan Update Informasi Dari Kami.

Posting Komentar