Pertamina Buka Suara soal Keluhan Isi Pertalite di SPBU Toboli Parimo
Pertamina Buka Suara soal Keluhan Isi Pertalite di SPBU Toboli ParimoParigi Moutong - Pertamina Patra Niaga menindaklanjuti keluhan konsumen terkait dugaan ketidaksesuaian pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Keluhan tersebut sebelumnya ramai dibahas di media sosial.
Sales Branch Manager Sulawesi Tengah I Fuel Pertamina Patra Niaga, Made Bilan mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan pengisian BBM telah sesuai dengan transaksi yang tercatat.
“Berdasarkan hasil pengecekan CCTV dan sistem transaksi SPBU, pengisian BBM kepada kendaraan konsumen tercatat sebanyak 20 liter atau senilai Rp 200 ribu,” ujar Made dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Selain itu, Pertamina juga melakukan pemeriksaan terhadap dispenser BBM di SPBU 74.944.01 Toboli bersama UPTD Metrologi setempat. Hasilnya, alat ukur dinyatakan masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan.
“Dari hasil pemeriksaan tersebut juga tidak ditemukan indikasi kecurangan pada sarana penyaluran BBM di SPBU,” tambahnya.
Pertamina menyebut evaluasi dan pengawasan terhadap fasilitas distribusi BBM terus dilakukan secara berkala guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar operasional.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menegaskan pihaknya terus melakukan monitoring terhadap layanan SPBU.
“Pertamina terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap layanan SPBU, serta memastikan seluruh perangkat dan pelayanan operasional berjalan sesuai standar teknis dan ketentuan yang berlaku,” jelas Lilik.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan proses pengisian BBM secara langsung, termasuk memastikan angka pada dispenser berada di posisi nol sebelum pengisian dimulai.
Jika menemukan kendala layanan atau dugaan pelanggaran di SPBU, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan resmi Pertamina Contact Center 135.

Posting Komentar