Polres Poso Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, 1.300 Liter Pertalite Diamankan
Polres Poso Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, 1.300 Liter Pertalite Diamankan
Poso - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Poso mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan puluhan jerigen berisi BBM dengan total lebih dari 1.300 liter.
Kasus tersebut terungkap pada Kamis (9/4/2026) dini hari saat Unit II Tipidter Satreskrim Polres Poso melakukan patroli di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara.
Dalam patroli itu, petugas mencurigai sebuah mobil pickup putih bernomor polisi DN 8934 EB yang dikemudikan Rustam Hutuna bersama rekannya, Safrudin alias Udin. Saat diperiksa, kendaraan tersebut membawa 34 jerigen berukuran 35 liter dalam kondisi kosong.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui jerigen tersebut sebelumnya telah digunakan untuk mengangkut sekitar 40 jerigen berisi BBM jenis pertalite yang telah diantar ke Desa Gintu, Kecamatan Lore Selatan, untuk dijual secara eceran.
Polisi kemudian melakukan pengembangan ke lokasi tujuan. Di sebuah kios milik warga, petugas menemukan 38 jerigen berisi pertalite dengan total volume sekitar 1.330 liter.
Selain itu, penyidik juga mengungkap bahwa aktivitas jual beli BBM tersebut diduga dibiayai dan difasilitasi oleh seorang perempuan berinisial NP (60), yang disebut sebagai pemilik modal sekaligus kendaraan yang digunakan.
Seluruh barang bukti berupa puluhan jerigen berisi dan kosong, satu unit mobil pickup, kunci kontak, serta dokumen kendaraan kini telah diamankan di Polres Poso untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Poso, Iptu I Made Deva Wiguna, menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi.
“Penegakan hukum ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik ilegal tersebut dan turut mengawasi distribusi BBM subsidi di lingkungan masing-masing.
“Kami memastikan proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga tuntas,” pungkasnya.

Posting Komentar