News Info Terkini
Live
wb_sunny

Breaking News

Polda Sulteng Bongkar Dugaan Penyalahgunaan 2.060 Liter BBM Subsidi di Morut

Polda Sulteng Bongkar Dugaan Penyalahgunaan 2.060 Liter BBM Subsidi di Morut

Polda Sulteng Bongkar Dugaan Penyalahgunaan 2.060 Liter BBM Subsidi di Morut



Palu – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Morowali Utara (Morut). Sebanyak 2.060 liter bio solar diamankan dari lokasi penampungan.


Pengungkapan kasus ini dilakukan Unit I Subdit IV Tipidter pada Rabu (8/4/2026) siang di Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia.


Di lokasi, polisi menemukan tujuh tandon plastik berkapasitas masing-masing 1.000 liter. Dari jumlah tersebut, dua tandon berisi penuh, sementara satu tandon lainnya terisi sekitar 60 liter.


“Total BBM jenis bio solar yang ditemukan diperkirakan mencapai 2.060 liter,” ungkap petugas.


Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui penampungan tersebut milik seorang warga berinisial HT (55), yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Desa Ganda-Ganda.


Kepada penyidik, HT mengaku BBM tersebut diperoleh dari PT Mega Trans Investama Sukses dengan menggunakan jasa transportir PT Harmony Solusi Energi. Total pembelian disebut mencapai 5.000 liter.


Sebagian BBM itu, lanjutnya, telah digunakan untuk mendukung aktivitas penambangan ore nikel yang dijalankan berdasarkan kerja sama dengan PT Sumber Permata Selaras.


Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah memasang garis polisi di lokasi serta memeriksa HT bersama satu saksi lainnya berinisial VH.


Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi.


“Penegakan hukum ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran,” tegas Djoko.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik ilegal tersebut serta segera melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan.


Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan akan terus didalami oleh penyidik.

Tags

Newsletter Signup

Jangan Lupa Subscribe Yah Agar Mendapatkan Update Informasi Dari Kami.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar