Banjir Rendam Dua Desa di Banggai, 75 Jiwa Terdampak
Banjir Rendam Dua Desa di Banggai, 75 Jiwa Terdampak
Palu - Banjir merendam dua desa di Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026). Peristiwa ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan selama sekitar tiga jam.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Pangkalaseang Baru dan Desa Pangkalaseang. Air mulai meluap sekitar pukul 14.00 Wita setelah hujan turun sejak siang hari.
“Akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah pegunungan, terjadi luapan air sungai yang menggenangi permukiman warga,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., dalam laporan tertulis yang diterima.
Di Desa Pangkalaseang Baru, banjir merendam 10 unit rumah yang dihuni 36 jiwa. Rinciannya, 30 jiwa di Dusun II dan 6 jiwa di dusun lainnya, termasuk sejumlah lansia dan balita.
Sementara di Desa Pangkalaseang, banjir berdampak lebih luas. Sebanyak 42 unit rumah terdampak dengan total 130 jiwa. Di Dusun II terdapat 17 rumah dengan 45 jiwa, sedangkan di Dusun III mencapai 25 rumah dengan 85 jiwa.
Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa dan sempat menggenangi permukiman warga.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini. Kondisi terkini dilaporkan mulai kondusif setelah hujan berhenti dan air berangsur surut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD telah melakukan assessment di lokasi serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banggai untuk penanganan lebih lanjut.
Adapun sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi antara lain normalisasi sungai, pembangunan bronjong atau talud, serta perbaikan drainase. Selain itu, warga juga membutuhkan bantuan sandang seperti selimut dan alas tidur, serta bantuan pangan.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana susulan.

Posting Komentar