Arus Mudik 2026, PELNI Catat Kenaikan Penumpang Hingga 5 Persen
Arus Mudik 2026, PELNI Catat Kenaikan Penumpang Hingga 5 Persen
Jumlah penumpang angkutan laut kembali mengalami peningkatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan diskon tiket yang diberlakukan, sehingga mendorong minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut.
Kepala PT PELNI Cabang Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan peningkatan jumlah penumpang tahun ini berada di kisaran 4 hingga 5 persen dibandingkan periode sebelumnya. rabu,25/3/2026.
“Terjadi kenaikan sekitar 4 sampai 5 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan minat masyarakat kembali meningkat menggunakan transportasi laut,” ujar Christian.
Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan tahun 2025 lalu, di mana tidak ada stimulus berupa diskon tiket. Hal tersebut membuat pertumbuhan jumlah penumpang cenderung lebih terbatas.
“Kalau tahun lalu tidak ada diskon tiket, jadi pertumbuhannya tidak terlalu signifikan. Tahun ini ada kebijakan diskon, sehingga cukup berdampak pada peningkatan jumlah penumpang,” jelasnya.
Christian menambahkan, kebijakan diskon tiket sebelumnya sudah diterapkan saat libur Natal dan Tahun Baru 2025, kemudian kembali diberlakukan pada periode Lebaran tahun ini.
“Diskon tiket ini memang sangat membantu masyarakat dan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah penumpang,” katanya.
Ia juga mengungkapkan lonjakan penumpang terjadi dalam beberapa gelombang, dengan rute favorit menuju Balikpapan dan Surabaya. Selain itu, rute ke wilayah timur Indonesia seperti Bitung, Ambon, hingga Papua juga tetap ramai.
Sementara itu, arus balik diperkirakan masih akan berlangsung hingga 30 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya telah menyesuaikan kapasitas kapal melalui dispensasi dari pemerintah.
“Setiap kapal rata-rata bisa mengangkut hingga 3.000 penumpang, termasuk kru. Ini untuk memastikan pelayanan tetap optimal dan perjalanan aman,” tutupnya.

Posting Komentar