New Baruga Jadi Wadah 100 IKM Lokal, Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat Palu
New Baruga Jadi Wadah 100 IKM Lokal, Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat Palu
New Baruga terus menunjukkan perannya sebagai pusat pemberdayaan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Palu. Bekerja sama dan berdampingan dengan Inkubator Bisnis Kota Palu, New Baruga menjadi wadah bagi para pengusaha lokal untuk memasarkan dan mempromosikan produk mereka.
Saat ini, tercatat sekitar 100 pengusaha lokal tergabung di New Baruga dengan total kurang lebih 500 produk yang dipasarkan. Ragam produk yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga berbagai produk usaha lainnya.
Untuk mendukung operasional, New Baruga memiliki beberapa tim yang terdiri dari kasir, customer service (custor), dan admin. Masing-masing menjalankan tugas sesuai bidangnya, namun tetap bekerja sama dalam memastikan pelayanan berjalan optimal.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak kasir dan customer service, operasional New Baruga berlangsung setiap hari dengan jam layanan yang cukup panjang. Pada hari Senin, operasional dimulai pukul 09.00 hingga 23.00 WITA. Selasa, buka lebih awal yakni pukul 08.00 hingga 00.00 WITA. Sementara pada Sabtu dan Minggu, layanan dibuka pukul 18.00 hingga 00.00 WITA.
New Baruga tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga sarana promosi bagi para IKM. Harga produk yang ditawarkan tetap mengikuti harga yang ditetapkan oleh masing-masing penjual, sehingga tidak ada perbedaan harga dengan yang dijual secara langsung oleh pelaku usaha.
Peluang untuk bergabung masih terbuka lebar bagi masyarakat sekitar yang ingin memasarkan produknya di New Baruga. Adapun syarat yang harus dipenuhi antara lain kelengkapan perizinan usaha, PIRT, serta sertifikasi halal. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses selanjutnya akan ditangani oleh tim Inkubator Bisnis Kota Palu.
Dengan konsep kolaborasi dan pemberdayaan ini, New Baruga diharapkan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya saing produk IKM di Kota Palu.
Penulis AHIRNA (magang) mahasiswa untad

Posting Komentar