Program Makan Bergizi Gratis Jangkau Dusun Terpencil di Tolitoli
Program Makan Bergizi Gratis Jangkau Dusun Terpencil di Tolitoli
Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah pusat mulai merambah wilayah dusun terpencil. Kali ini, program tersebut menyasar siswa PAUD dan Sekolah Dasar yang berada di Dusun Panyapu, Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean, Kabupaten Tolitoli. 26/01/2026
Program ini dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Dhamma Metta Nusantara. Untuk menjangkau lokasi sekolah, para relawan harus menempuh medan yang tidak mudah. Relawan dibantu para siswa terlebih dahulu menyeberangi sungai untuk mengangkut ompreng makanan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer.
Kedatangan tim SPPG disambut antusias oleh para siswa maupun tenaga pengajar. Kehadiran program makan bergizi gratis di wilayah pelosok tersebut dinilai sangat membantu, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di daerah terpencil.
Agung salah satu guru di SDN Panyapu ini mengungkapkan dengan rasa syukur bahwa hari ini siswanya mendapatkan MBG pertama kalinya di wilayah daerah pedalaman sperti di sekolah mereka ini
"Wah terimakasih kami hari ini sudah dapat MBG, parasiswa sangat senang dan ceria menyambut MBG ini, terimakasih perintah." Ungkap Agung.
Program ini juga menjadi bukti bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pemenuhan gizi anak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah, termasuk di wilayah yang memiliki akses terbatas.
Berdasarkan data SPPG Yayasan Dhamma Metta Nusantara, sebanyak 45 siswa Sekolah Dasar dan 12 siswa PAUD di Dusun Panyapu menerima jatah makan bergizi gratis selama lima hari sekolah. Pihak SPPG menyiapkan menu yang bervariasi dengan tetap mengacu pada standar gizi nasional.
Selain memperhatikan kandungan gizi, menu yang disajikan juga mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan, dan higienitas agar layak dikonsumsi oleh anak-anak.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah terpencil lainnya, sehingga pemerataan gizi bagi anak usia dini dan sekolah dasar dapat terwujud secara menyeluruh.

Posting Komentar